para ulama AHLI HADITS sekali lagi PARA AHLI HADITS bukan AHLI INTERNET jauh-jauh hari sudah menjelaskan bahwa: Mengenai hadits Bid'ah Dhalalah ini bermakna "Aammun makhsush", (sesuatu yang umum yang ada pengecualiannya),
*** al-Hafidh al-muhaddits al-imam Jalaluddin Abdurrahman As-Suyuthiy rahimahullah (Imam Suyuti)*** berkata:
"Mengenai hadits Bid'ah Dhalalah ini bermakna "Aammun makhsush", (sesuatu yang umum yang ada pengecualiannya),
seperti firman Allah: "... yang menghancurkan SEGALA SESUATU." (QS. Al-Ahqaf: 25) dan kenyataannya tidak segalanya hancur.
Atau pula ayat: "Sungguh telah kupastikan ketentuanku untuk memenuhi jahannam dengan jin dan manusia KESELURUHANNYA." (QS. As-Sajdah: 13) dan pada kenyataannya BUKAN SEMUA manusia masuk neraka (tapi ayat itu bukan bermakna keseluruhan tapi bermakna seluruh musyrikin dan orang dhalim saja. Atau hadits: "aku dan hari kiamat bagaikan kedua jari ini" (dan kenyataannya kiamat masih ribuan tahun setelah wafatnya Rasul saw)
(Syarh Assuyuthiy Juz 3 hal 189).
.
.
.
***Abu Zakaria Mohiuddin Yahya Ibn Sharaf al-Nawawi (Imam Nawawi)*** berkata:
“Sabda Nabi Shallallahu alaihi wasallam, “Kullu Bid’ah dholalah” ini adalah ‘Amm Makhshush, kata-kata umum yang dibatasi jangkauannya. Jadi yang dimaksud adalah sebagian bid’ah(hal baru) itu sesat, BUKAN SELURUHNYA.”
(Syarh Shahih Muslim, 6/154).
.
.
.
.
.
jika salafi wahabi masih ngotot dengan pemahaman kerdilnya "SETIAP BIDAH(Hal Baru) SESAT"!! tanpa terkecuali
Maka bagaimana dengan ini??
Hadits riwayat Imam Ahmad : Dari al-Asyari berkata: “ Rasulullah SAW bersabda: “SETIAP MATA BERZINA.” (Musnad Imam Ahmad)
apakah mereka dengan pemahaman kerdilnya juga akan ngotot menganggap setiap mata berzina tanpa terkecuali termasuk mata Rasul SAW ????????? NAUDZUBILLAH..!!! padahal hadits itu juga hadits yg bermakna "Aammun makhsush", (sesuatu yang umum yang ada pengecualiannya),
Ya Allah lindungilah muslimin dari pemikiran kerdil salafi wahabi,,,
No comments:
Post a Comment